Manajemen keuangan – makna, tujuan dan fungsi

1 min read

Pengertian Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan berarti perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian kegiatan keuangan seperti penyediaan dan penggunaan dana perusahaan. Ini berarti menerapkan prinsip-prinsip umum manajemen ke sumber daya keuangan perusahaan.

Lingkup atau Elemen Manajemen Keuangan

  1. Keputusan investasi termasuk investasi dalam aset tetap (disebut anggaran investasi). Investasi dalam aset lancar juga merupakan salah satu keputusan investasi yang disebut keputusan modal kerja.
  2. Keputusan keuangan – Ini diambil berkaitan dengan mobilisasi pembiayaan dari berbagai sumber yang akan berkaitan dengan keputusan pada jenis sumber, periode pembiayaan, biaya pembiayaan serta pengembalian yang akan dihasilkan.
  3. Keputusan dividen – CFO harus membuat keputusan mengenai distribusi laba bersih. Laba bersih umumnya dibagi dua:
  • Dividen untuk pemegang saham – Dividen dan nilainya harus diputuskan.
  • Saldo laba – Jumlah saldo laba harus diselesaikan, yang akan tergantung pada rencana ekspansi dan diversifikasi perusahaan.

Tujuan manajemen keuangan

fungsi Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan umumnya berkaitan dengan penyediaan, alokasi, dan kontrol sumber daya keuangan yang menjadi perhatian. Tujuannya dari manajemen keuangan antaralain:

  1. Pastikan pasokan dana yang teratur dan memadai untuk masalah tersebut.
  2. Memastikan pengembalian yang memadai kepada pemegang saham yang akan tergantung pada kapasitas penghasilan, harga pasar saham dan harapan para pemegang saham.
  3. Pastikan penggunaan dana optimal. Setelah dana diperoleh, dana itu harus digunakan sebanyak mungkin dengan biaya terendah.
  4. Untuk memastikan keamanan investasi, yaitu, dana harus diinvestasikan di perusahaan yang aman sehingga tingkat pengembalian yang memadai dapat dicapai.
  5. Merencanakan struktur modal yang sehat – Harus ada komposisi modal yang sehat dan adil untuk menjaga keseimbangan antara modal utang dan ekuitas.

Fungsi manajemen keuangan

  1. Perkiraan persyaratan modal: CFO harus memperkirakan persyaratan modal bisnis. Ini akan tergantung pada biaya dan manfaat yang diharapkan dan pada program dan kebijakan yang mengkhawatirkan di masa depan. Estimasi harus dilakukan secara memadai, yang meningkatkan kapasitas penghasilan bisnis.
  2. Penentuan komposisi modal: Setelah perkiraan dibuat, struktur modal harus diputuskan. Ini melibatkan analisis ekuitas hutang jangka pendek dan panjang. Ini akan tergantung pada proporsi ekuitas yang dimiliki bisnis dan dana tambahan yang perlu dikumpulkan dari pihak ketiga.
  3. Pilihan sumber pendanaan: untuk mendapatkan dana tambahan, perusahaan memiliki beberapa pilihan,
  • Penerbitan saham dan surat hutang
  • Pinjaman untuk kontrak dengan bank dan lembaga keuangan
  • Setoran publik dapat ditarik seperti dalam bentuk obligasi.
  • Pilihan faktor akan tergantung pada nilai dan kekurangan relatif dari masing-masing sumber dan periode pendanaan.

4. Investasi dana: Manajer keuangan harus memutuskan untuk mengalokasikan dana ke perusahaan yang menguntungkan untuk menjamin keamanan investasi dan pengembalian reguler.

5. Pembuangan surplus: keputusan atas laba bersih harus diambil oleh direktur keuangan. Ini dapat dilakukan dengan dua cara:

  • Deklarasi dividen – Ini termasuk identifikasi tingkat dividen dan keuntungan lainnya seperti bonus.
  • Saldo laba – Volume harus diputuskan, yang akan tergantung pada rencana ekspansi, inovasi, dan diversifikasi perusahaan.

6. Manajemen kas: CFO harus membuat keputusan mengenai manajemen kas. Uang tunai diperlukan untuk berbagai keperluan, seperti membayar upah dan gaji, membayar tagihan listrik dan air, membayar kreditor, memenuhi kewajiban saat ini, menjaga persediaan yang cukup, pembelian bahan baku, dll.

7. Kontrol keuangan: CFO seharusnya tidak hanya merencanakan, membeli dan menggunakan dana, tetapi juga harus melakukan kontrol atas keuangan. Ini dapat dilakukan melalui banyak teknik seperti analisis rasio, perkiraan keuangan, pengendalian biaya dan laba, dll.

Sekian penjelasan singkat mengenai “Makan Manajemen Keuangan, Fungsi dan Tujuannaya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *